Copywriting
Kalau diingat-ingat lagi, mungkin sudah 4 tahun lalu saya mulai mengenal tentang copywriting. Entah dapat wangsit dari mana, waktu itu sangat yakin kalau ilmu ini sangat keren.
Mulai dari situ, kenallah dengan beberapa orang yang jago di per-copywriting-an ini. Ada orang lokal dan manca juga.
Demi mempelajari ilmu ini, saya juga sempat membeli buku copywriting. Kalau dihitung-hitung ada 2 buku.
Pernah juga ikut ecourse dan mentoring langsung dengan pakar.
Pokoknya banyak hal seru yang saya rasakan selama belajar copywriting ini.
Meski merasa sudah memiliki basic copywriting, nyatanya saat membuat copy ada aja road block yang ditemui.
Bahkan buat mencari headline aja perlu semedi di toilet.
Untungnya, beberapa hari ada ada seseorang yang membagikan ilmu copywriting. Dia mengajarkan bagaimana cara mencari angle, beragam POV, karena ternyata banyak cara yang bisa kita ulik sebenarnya.
Ada 2 hal yang ingin saya sampaikan ulang terkait materi ini.
- 4W1H
- Cara riset untuk menemukan POV
4W1H
- Who: siapa orang yang akan membeli produkmu?
- What: apa produk yang kamu jual?
- Why: kenapa mereka perlu membeli produkmu?
- When: kapan waktu terbaik mereka membeli produkmu?
- How: bagaimana cara mereka mendapatkan produkmu, lewat webinar, grup telegram, lead, dll (harus lewat apa dulu, funneling)?
Cara riset untuk menemukan POV
- Pain and frustration: emosi yang dirasakan oleh target market.
- Goal and desire:
- Fear and implication: Dampak yang dialami karena mengalami pain and frustration.
- Dream and aspiration:
Comments
Post a Comment