Struktur Anatomi Copywriting

Sadar atau tidak, yang namanya copywriting itu kalau kita bedah lebih dalam lagi, kita akan melihat yang namanya struktur.

Itulah kenapa membuat copy tidak boleh ngasal nulis dan jadi. Tetapi harus kita perhatikan strukturnya agar hasilnya nampol.

Copywriting sama halnya dengan tubuh kita, yaitu memiliki anaotomi. Dan kita mesti memahami anatomi ini, tujuannya agar memudahkan kita menggiring seseorang atau membuat mereka tenggelam dalam copy yang kita buat.

Secara sederhana anatomy copywriting terdiri dari tiga bagian:

  1. Headline
  2. Body copy
  3. Call to action

Tetapi terkadang beda copywritingnya, beda pula framework yang digunakan. Bisa juga masing-masing niche punya kecenderungan framework tertentu. Semua itu dipengaruhi oleh siapa target marketnya.

Kita bahas part of copywriting di atas satu per satu.

Headline

Sebuah headline haruslah memiliki hook yang dapat mencapture attention user dalam 3 detik.

Apa rumusnya?

  • Tulisan yang di SCREEN bukan di BACA 
  • Tulisan yang RELATE sama problematika masalah audience 
  • Tulisan yang menyentuh EMOSI 
  • Tulisan yang Sesuai dengan masalah yang terjadi sekitar audience

Dari sini kita juga perlu ingat, “Jangan kepanjangan kalau nulis hook.

Karena copywriting bukanlah artikel.

Body Copy

Merupakan bridging yang menghubungan antara headline dengan CTA. Dan di body copy ini, jika di-breakdown lagi, masih ada “struktur” tersendiri.

Kalau copywriting yang kita tulis itu cukup singkat, struktur yang digunakan cukup 3 hal tadi.

Namun, jika copy digunakan di landing page, maka strukturnya bodynya akan lebih panjang lagi.

CTA atau CALL TO ACTION

Ini adalah POINT inti yang akan menentukan nasib anda dalam pembuatan copywriting. Sehingga penulisan CTA harus mengandung dua unsur:

  • Peletakan CTA yang pas 
  • Penulisan CTA yang jelas

Jika ini sudah terpenuhi, kemungkinan besar kita akan mendapatkan HASIL yang sesuai dengan keinginan kita.

Praktik dalam penulisan Copywriting

Sebelum menulis copywriting kita harus tahu dulu “keyword” yang akan kita kembangan.

Misalnya soal Brainboost, keyword:

  • JUDUL: BANJIR DUIT
  • BODY: Rahasia
  • ALASAN: CUMA TIDUR DOANG

Untuk mencari tahu keywordnya ini bisa diperoleh dari bagaimana cara menentukan POV copywriting. Ada yang berkaitan dengan pain, fear, dream, dll.

Keyword ini yang akan membuat orang screening saat baca tulisan kita

Comments

Popular posts from this blog

Covert Selling

Selamat Datang